
Bantu Mobilitas Anak dan Remaja Tunanetra, Lazismu Jabar Salurkan 85 Tongkat di SLBN A Citeureup Cimahi
CIMAHI β (11/10/2026) Lazismu Jawa Barat menyalurkan sebanyak 85 tongkat tunanetra kepada anak-anak dan remaja penyandang disabilitas netra di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) A Citeureup, Kota Cimahi, pada Minggu (11/10/2026). Bantuan ini diberikan untuk mendukung mobilitas dan kemandirian penerima manfaat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.Penyaluran tersebut merupakan bagian dari upaya Lazismu Jawa Barat dalam membantu pemenuhan kebutuhan alat bantu bagi penyandang disabilitas netra, khususnya anak-anak dan remaja yang membutuhkan dukungan untuk beraktivitas di lingkungan sekitar.Tongkat tunanetra menjadi salah satu alat bantu penting yang dapat membantu penggunanya mengenali kondisi jalan, mendeteksi hambatan, serta menentukan arah saat berjalan. Dengan penggunaan dan pelatihan yang tepat, alat ini dapat membantu meningkatkan keamanan dan kemandirian penyandang disabilitas netra.Dukung Kemandirian Anak dan Remaja TunanetraBagi anak-anak dan remaja tunanetra, kemampuan mengenali lingkungan sekitar merupakan bagian penting dalam menunjang kegiatan belajar dan aktivitas sehari-hari.Melalui bantuan 85 tongkat tunanetra tersebut, para penerima manfaat diharapkan dapat lebih mudah melakukan aktivitas, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.Ketersediaan alat bantu mobilitas juga diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran orientasi dan mobilitas, sehingga anak-anak dan remaja tunanetra memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan rasa percaya diri dalam beraktivitas.Lazismu Jabar Harap Bantuan Dorong Kemandirian Penerima ManfaatLazismu Jawa Barat berharap penyaluran tongkat tunanetra ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan alat bantu mobilitas, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak dan remaja penyandang disabilitas netra.Melalui bantuan tersebut, Lazismu Jawa Barat ingin mendorong terciptanya kesempatan yang lebih setara bagi penyandang disabilitas untuk belajar, beraktivitas, dan mengembangkan potensi diri.Melalui program penyaluran alat bantu penyandang disabilitas ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas, khususnya kelompok rentan seperti tunanetra βDan harapannya, semoga dengan adanya tongkat sebanyak 85 ini dapat bermanfaat bagi mereka dan dapat membantu mereka agar lebih mudah beraktifitas,β Ujar Anas Khoerudin. Penyaluran ini sekaligus menjadi bentuk pemanfaatan amanah dari para donatur yang telah berkontribusi dalam mendukung program-program sosial dan kemanusiaan Lazismu Jawa Barat.Lazismu Jawa Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur atas kepercayaan serta kepedulian yang telah diberikan. Melalui dukungan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak penyandang disabilitas yang dapat memperoleh akses terhadap alat bantu dan fasilitas pendukung sesuai kebutuhan mereka.